Gembok memiliki struktur yang beragam dan kompleks. Berikut adalah beberapa struktur gembok yang umum dan karakteristiknya:
Kunci Tumbler: Gembok jenis ini memiliki pin silinder dengan panjang bervariasi yang dipasang di dalam silinder kunci. Saat kunci dimasukkan dan diputar, pin didorong ke ketinggian yang sesuai. Jika batas semua pin sejajar dengan keliling silinder kunci, maka silinder akan berputar dan kunci terbuka.
Kunci daun: Jenis ini menggunakan-potongan logam berbentuk lembaran dengan berbagai bentuk sebagai penghalang. Kuncinya memutar bilah-bilah ini untuk mencocokkan dan membuka kunci.
Struktur Magnetik: Berdasarkan prinsip tarik-menarik antara kutub-kutub yang berlawanan dan tolakan antara kutub-kutub yang sejenis pada magnet, digunakan sistem silinder kunci magnetik. Ketika kunci magnet tanpa slot dimasukkan dengan mulus ke dalam slot silinder kunci dan diputar, kunci tersebut menghasilkan gaya tolak terhadap partisi logam, sehingga membuka kunci.
Struktur Interlocking: Terdiri dari kunci utama dan kunci bantu yang saling berhubungan. Kunci utama hanya dapat dibuka dengan membuka dan melepas kedua kunci tambahan secara bersamaan.
Struktur Penomoran: Rumah badan kunci dilengkapi dengan mekanisme pelat geser, yang lubang dan slotnya saling terhubung, sehingga dapat bergerak dan berputar. Dengan menekan nomor yang benar pada tombol nomor, kunci dapat dibuka secara otomatis.
